Minggu, 25 November 2012

MADRASAH TANAWIYAH NEGERI BERBEK



1.         Sejarah Madrasah Tsanawiyah Negeri Berbek
Madrasah Tsanawiyah Negeri Berbek atau yang biaya disebut MTs N Berbek merupakan satu-satunya madrasah negeri di kecamatan Berbek kabupaten Nganjuk Jawa Timur. Sejarah singkat MTs Negeri Berbek, bermula dari suatu lembaga pendidikan swasta yang bertujuan untuk memenuhi kebutuhan pendidikan yang berbasis Islam.[1]
Berdasarkan Surat Keputusan Departemen agama tanggal 1 Nopember 1995 Madrasah Tsanawiyah Berbek Nganjuk dialih fungsikan menjadi Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTs N) Berbek Nganjuk.
Berkaitan dengan keberhasilan outputnya yang dominan di tengah-tengah masyarakat. Rata-rata alumni MTs Berbek Nganjuk menjadi orang yang berpengaruh dimasyarakat. Selain itu juga banyak yang menjadi penjabat penting di Lingkungan Departemen Agama maupun Departemen lain.
Secara kronologis Perjalanan Sejarah Berdirinya MTs Negeri Berbek dapat diuraikan sebagai berikut :
a.         Madrasah Tsanawiyah Berbek Nganjuk berdiri tahun 1982 oleh Bapak Kyai Mas’ud Djazuli sebagai Kepala Sekolah Madrasah sampai tahun 1995


b.        Pada tahun 1995 berdasarkan dengan surat keputusan Menteri Agama RI tahun 1995 MTs Berbek Nganjuk dialihfungsikan menjadi Madrasah Tsanawiyah Negeri Berbek (MTs N)  dengan kepala madrasah Bapak Drs. A. Tabaro’an dari tahun 1995 s/d 1999.
c.         Pada tahun 1999 s/d 2001 MTs N Berbek berdasarkan surat keputusan Menteri Agama RI telah dijabat oleh Bapak Drs. H. Abdullah MZ.
d.        Dan pada pada tahun 2001 kepala madrasah dijabat oleh Bapak Shofwan, S.Ag. sesuai surat keputusan Menteri Agama RI sampai tahun 2006.
e.         Pada Tanggal 23 Maret 2005 dengan surat dari Departemen Agama RI telah memutuskan Nomor Statistik Madrasah berdasarkan hasil akreditasi 211351803006, MTs Negeri Berbek telah memperoleh Akreditasi dengan peringkat B sampai dengan tahun ajaran 2009.
f.         Pada tanggal 1 Mei 2006  kepala madrasah dijabat oleh Bapak Drs. Moch. Nur Cholis, sampai dengan tanggal 1 Januari 2008.
g.        Pada tanggal 10 Januari 2008 dengan surat keputusan Departemen Agama RI, MTs N Berbek telah dijabat oleh Bapak Drs. H. M. Fauzi, MA sampai dengan tanggal 9 Pebruari 2010.


h.        Pada Tanggal 1 September 2008, berdasarkan Sertifikat dari Departemen Pendidikan Nasional memutuskan Nomor Pokok Sekolah Nasional 20537620.
i.          Pada tanggal 10 Pebruari 2010 Kepala MTs Negeri Berbek dijabat Oleh Bapak Hari Purwanto,S.Ag. MM. sampai dengan tanggal 24 Agustus 2011.
j.          Pada Tanggal 30 Oktober 2010 dengan surat dari Badan Akreditasi Nasional Sekolah/Madrasah Dp.008043, MTs Negeri Berbek telah memperoleh Akreditasi dengan peringkat A samapai dengan tahun ajaran 2015/2016.
k.        Pada tanggal 25 Agustus 2011 kepala MTs Negeri Berbek dijabat oleh Bapak H. Moh. Muslih, S.Ag.M.Pd.I. sampai dengan tanggal 30 Agustus 2012.


l.          Pada Tanggal 1 September 2012  Madrasah dijabat oleh Bapak. H. Khairul Muttaqin, S.Ag. M.Pd.I sampai sekarang.[2]


2.         Karakteristik Umum Madrasah Tsanawiyah Negeri Berbek
Madrasah Tsanawiyah Negeri Berbek sekarang telah ditetapkan sebagai Madrasah Model (unggulan). terletak di Desa Kacangan, Kecamatan Berbek Kabupaten Nganjuk Jawa Timur. Secara sosiologis, MTs Negeri Berbek berada dilingkungan sosial dengan karakteristik yang pluralistic, dari profesi, tingkat sosial penduduk, agama, latar belakang budaya. Namun demikian barasal dari berbagai sosial ekonominya berbeda, hampir 80% masyarakta sekitar perekonomiannya adalah hasil pertanian dan perkebunan.
Sebagaimana Madrasah Tsanawiyah yang lain, yaitu merupakan lembaga pendidikan formal yang sederajat dengan Sekolah Menengah Pertama (SMP), MTs Negeri Berbek  pun berusaha sebaik mungkin menyiapkan peserta didiknya untuk siap bersaing dengan peserta didik dari sekolah-sekolah lain dalam hal melanjutkan pendidikan Sekolah Lanjutan Tingkat Atas serta mampu bersaing dalam meraih Prestasi.
Madarsah Tsanawiyah Negeri Berbek Nganjuk telah ditetapkan sebagai MTs Negeri Berbek model (unggulan) dan sekaligus merupakan madrasah terpadu yang terdiri dari MTs At-taqwa Berbek, MTs Al Amin Manikan Ngetos, MTs Al Huda Ngetos, MTs Darunnajah Kebonagung Sawahan, MTs Wonokroko Ngetos, MTs Al Kautsar Sawahan, MTs Darul Ulum Ngetos, MTs Al Faqih, dan MTs Negeri Berbek sendiri, Madrasah terpadu ini secara berkesinambungan terus berpacu dalam meningkatkan kualitas pelayanan dan kualitas pelaksanaan pendidikan untuk untuk mengantarkan peserta didik agar mampu mewujudkan diri sebagai hamba Allah yang memiliki kemantapan aqidah, kekhusukan ibadah (spritual Quation), keluasan Iptek (Intelegency Quation), keluhuran akhlak ( Emotional Quation) sehingga dapat berprestasi dalam hidup bermasyarakat dalam mengembangkan tugas sebagai khalifah fil ardli yang dapat menjadi rahmatal lil alamin.
Menyadari tugas berat tersebut MTs Negeri Berbek Nganjuk telah melengkapi dan meningkatkan kualitas-kuantitas berbagai fasilitas pembelajaran. Sumber Daya Manusia (Guru dan Karyawan) selalu melakukan koordinasi/ kerjasama dengan lembaga terkait. Dengan bermodalkan semangat membara, sumber daya manusia yang handal, harapan masyarakat yang professional serta posisi yang strategis, menjadi tumpuhan dan harapan masyarakat sebagai sekolah Islam, sekolah bermutu dan berkualitas yang bisa dibanggakan seperti madrasah-madrasah yang lebih unggul lainnya yang terlebih dahulu mencuat terkenal dinusantara Indonesia. [3]

3.         Letak Geografis MTs N Berbek
Letak geografis Madrasah Tsanawiyah Negeri Berbek berada di areal Kota Nganjuk bagian Selatan. Lebih dominan di daerah pinggir kota area pegunungan, karena rata-rata siswa MTs N Berbek berasal dari daerah tersebut. Diantaranya berada di area desa Kacangan kecamatan Berbek kabupaten Nganjuk. Secara rinci dapat diketahui bahwa MTs Negeri Berbek terletak di sebelah barat traffic lamp atau perempatan  menuju wisata air terjun sedudo masuk kebarat kurang lebih 100 meter dari traffic lamp. [4]

4.         Luas Tanah dan Bangunan MTs Negeri Berbek
Madrasah Tsanawiyah Negeri Berbek berdiri di atas areal tanah seluas 5.691 M2 dengan status tanah Madrasah sertifikat hak milik (SHM). Dalam areal tanah tersebut berdiri bangunan depan sebelah kiri sebagai kantor madrasah meliputi ruang kepala madrasah,  ruang tata usaha atau yang biasa disebut ruang TU, dan ruang guru. pada bangunan depan sebelah kanan yang dipisahkan jalan masuk sebagai laboratorium bahasa. Untuk bangunan 18 ruang kelas yang berdiri disebelah kanan dan kiri melingkari lapangan upacara bendera. Pada bagian depan pojok sebelah barat terletak sebuah bangunan Mushola. Semua bangunan madrasah seluas 699 M2. Dari sisa bangunan terdapat beberapa bangunan sebagai ruang pembelajaran, UKS,  Kopsis, toilet dan Kantin. [5]

5.         Visi, Misi, Tujuan Dan Strategi Madrasah
a.    Visi Madrasah :
Terwujudnya MTs Negeri Berbek sebagai sekolah yang bermutu dan unggul serta mendidik tunas bangsa yang berkepribadian islam.
b.    Misi Madrasah :
1)        Menyelenggarakan pembelajaran yang mendorong siswa berprestasi, disiplin, berakhlak mulia, memiliki etos kerja tinggi.
2)        Menumbuhkan semangat keunggulan dan kompetitif secara intensif kepada seluruh warga.
3)        Menciptakan pendidikan islam terpadu berdasarkan nilai-nilai Islam.
4)        Memelihara tradisi keislaman.
c.    Tujuan Madrasah :
Berdasarkan visi dan misi tersebut maka tujuan yang ingin dicapai terbagi dalam berbagai komponen yang memuat pengembangan kelembagaan, pendidikan, dan pengajaran, juga kegiatan ektra kurikuler kesiswaan, tujuan tersebut dirumuskan sebagai berikut :
1)        Meningkatnya kualitas Guru Mata Pelajaran.
2)        Meningkatnya prestasi belajar.
3)        Meningkatnya sarpras.
4)        Meningkatnya bahan bacaan di perpustakaan.
5)        Meningkatnya kegiatan Ekstra Kurikuler.
6)        Mengikutkannya kegiatan luar sekolah.
d.   Srategi Madrasah :
Strategi yang telah dilaksanakan Madrasah Tsanawiyah Negeri berbek Nganjuk tahun 2010-2015 telah diuraikan melalui kebijakan dan program. Dalam  pelaksanaan  terhadap srategi ini yang dicapai telah mengalami peningkatan yang berarti dari target atau rencana tingkat pencapaian dari setiap sasaran. Untuk lebih jelasnya diuraikan sebagai berikut :
1)        Kebijakan
a)         Mengadakan Pelatihan semua guru MAPEL.
b)        Menambah materi dijam luar Efektif.
c)         Penambahan Sarana dan Prasarana Pendidikan.
d)        Menambah buku-buku perpustakaan.
Kebijakan yang telah ditetapkan oleh MTs Negeri Berbek Nganjuk tersebut dijabarkan melalui program-program untuk meningkatkan pelayanan pendidikan dan pengajaran.
2)        Program
a)         Peningkatan kualitas Guru Mata Pelajaran.
b)        Peningkatan prestasi belajar.
c)         Peningkatan Sarpras.
d)        Peningkatan bahan bacaan di perpustakaan madrasah
e)         Mengoptimalkan kegiatan Ekstrakulikuler.
f)         Mengikutkan kegiatan luar sekolah.[6]

6.         Struktur Organisasi MTs Negeri Berbek
Struktur organisasi merupakan suatu kerangka atau susunan yang menunjukkan hubungan antar komponen yang satu dengan yang lain, hingga jelas tugas, wewenang dan tanggung jawab masing-masing dalam suatu kebulatan yang teratur. [7]

7.         Kondisi Sarana dan Prasarana MTs Negeri Berbek
Untuk mengetahui sarana fisik Madrasah Tsanawiyah Negeri Berbek, penulis melakukan penggalian data observasi secara langsung di lokasi penelitian dan didukung dengan data dokumentasi yang penulis peroleh. Secara lebih jelasnya penulis paparkan sebagai berikut
Ruang pembelajaran disini penulis maksud sebagai ruang yang digunakan dalam proses belajar mengajar. Adapun ruang pembelajaran ini meliputi ruang kelas VII, VIII, IX,  ruang laboratorium, perpustakaan dan beberapa jenis ruangan yang menunjang proses akademik. Untuk kelas VII terbagi menjadi 7 kelas yang terletak disebelah barat, yang dimulai dari selstsn kelas VII-A, dilanjutkan kelas VII-B, VII-C, VII-D, VII-E, VII-F, VII-G . diantara kelas VII-B dan VII-C terdapat ruang perpustakaan dimana pada bagian ruangan tersebut telah diapit oleh ruang kelas, dan disebelah ruangan kelas VII-C terdapat ruangan BP yang juga diapit oleh ruang kelas antara kelas VII-C dan kelas VII-D. Sedangkan kelas VIII terbagi menjadi 6 kelas yanterdiri dari kelas VIII-A, VIII-B, VIII-C, VIII-D, VIII-E dan VIII-F. kelas VII ditempatkan pada bangunan sebelah barat dan dilanjutkan disebelah utara menghadap selatan, pada bagian pojok barat dan utara terdapat ruang koperasi siswa yang mana ruangan tersebut diapit oleh kelas VIII-B dan VIII-C. sedangkan pada bagian timur kelas VIII-D terdapat ruas jalan yang memisahkan antara kelas VIII-D dan kelas VIII-E. sedangkan ruas jalan yang memisahkan kelas tersebut menghubungkan antara halaman depan dan halaman belakang madrasah yang biasa difungsikan sebagai sarana lapangan olah raga dan parkir sepeda siswa-siswi madrasah. Untuk kelas IX terdapat 6 kelas yang masing-masing kelas terdiri dari IX-A, IX-B, IX-C, IX-D, dan IX-E. kelas IX ditepatkan pada bagunan bagian utara menghadap ke selatan dan dilanjutkan pada bangunan kelas sebelah timur menghadap ke barat.
Pada bagian depan jalan masuk madrasah terdapat laboratorium bahasa. Yang mana laboratorium tersebut biasa difungsikan sebagai laboratorium bahasa Inggris, bahasa Indonesia, dan bahasa Arab.[8]
Untuk menunjang proses belajar mengajar terdapat sebuah bangunan sebagai perpustakaan yang terletak disebelah barat halaman depan yang diapit oleh kelas VII-B dan VII-C. untuk ruang aula MTs Negeri Berbek belum memiliki ruang aula sendiri, akan tetapi ruang yang biasa dimanfaatkan untuk rapat, pertemuan atau seminar biasanya menggunakan kelas VIII-D, VIII,E dan IX-A. diamana ruang tersebut terdapat sebuah pintu tralis besi lebar yang dapat dibuka dan ditutup untuk memisahkan setiap kelas. [9]
Dalam rangka tercapainya target kualitas madrasah yang baik, tidak lepas dari beberapa faktor pendukung yaitu sarana dan prasarana yang memadai. Untuk mencapai target tersebut diupayakan pendayagunaan segala sarana dan prasarana secara efektif dan efisien. Berkaitan hal tersebut, maka faktor pendukung tersebut meliputi secara fisik, lingkungan dan beberapa personel sebagai berikut:
a.         Jumlah ruangan di MTs Negeri Berbek
TABEL I
JUMLAH RUANGAN MTs NEGERI BERBEK
TAHUN AJARAN 2012-2013
No
Jenis Prasarana
Jumlah Ruangan
1.
Ruang Kelas
18
2.
Ruang BP/BK
1
3.
Ruang Kepala Madrasah
1
4.
Ruang Tata Usaha
1
5.
Ruang Waka Madrasah
1
6.
Ruang Dewan Guru
1
7.
Ruang Keterampilan Serba Guna
0
8.
Ruang Perpustakaan
1
No
Jenis Prasarana
Jumlah Ruangan
9.
Ruang Laboratorium IPA
0
10.
Bahasa Laboratorium Bahasa
2
11.
Mushola
1
12.
Ruang Osis
0
13.
Kamar Mandi Untuk Guru Dan Karyawan
3
14.
Kamar Mandi Siswa
5
15.
Koperasi Madrasah
1
16.
Ruang Usaha Kesehatan Siswa
0
17.
Ruang Komputer
1
18.
Ruang Aula
0
(sumber: Dokumentasi  MTs Negeri Berbek Tahun Ajaran 2012-2013)
Dari data di atas akan lebih mendukung apabila untuk Osis dan UKS, untuk ruang tata usaha (TU) perlu perluasan dari keadaan sekarang, untuk ruang kelas memiliki perlu mengikuti rasio guru, untuk laboratorium bahasa perlu tambahan sesuai dengan kebutuhan lapangan, untuk pepustakaan perlu tambahan media elektronik dan buku pegangan guru dan siswa, hal ini guna untuk meningkatkan mutu pendidikan.
b.    Perlengkapan Madrasah
TABEL II
PERLENGKAPAN MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI BERBEK
TAHUN AJARAN 2012-2013
NO
JENIS SARANA
JUMLAH (Paket/Unit)
1.
Komputer TU
4 unit
2.
meubelair
1206 unit
3.
Peralatan Lab IPA
0
4.
Peralatan Lab Biologi
0
5.
Peralatan Lab Fisika
0
NO
JENIS SARANA
JUMLAH (Paket/Unit)
6.
Peralatan Lab Bahasa
1 paket
7.
Peralatan Lab PAI
0
8.
Peralatan Lab Komputer
1 paket
(sumber: Dokumentasi  MTs Negeri Berbek Tahun Ajaran 2012-2013)
c.    Fasilitas Tempat
Tempat untuk upacara bendera di MTs Negeri Berbek dilaksanakan dihalaman, fasilitas tempat upacara ini sekaligus dapat digunakan sebagai sarana olah raga siswa seperti:
1)   Lapangan sepak bola
2)   Lapangan tennis meja
3)   Bak pasir untuk pelaksanaan olah raga lompat jauh dan lompat tinggi.
4)   Net untuk tenes lapangan, bola volley, bulu tangkis, sepak takraw, tenes meja, lempar lembing, tolak peluru, raket, bola bet, tenes meja dan lain-lain.[10]
Fasilitas olah raga MTs Negeri Berbek cukup, karena setiap kegiatan olah raga di tunjang dengan fasilitas yang memadai.
Adapun dalam pengaturan pendayagunaan sarana dan prasarana sebagai berikut:
1)   Pengaturan pendayagunaan laboratorium digunakan hanya pada saat ada praktikum saja.
2)   Fungsi laboratorium adalah sebagai tali sambung dari teori yang dipelajari dan kemudian diaplikasikan sesuai dengan teori didalam laboratorium.
a)    Pengaturan fasilitas madrasah
(1).    Pengaturan buku pelajaran siswa: buku pelajaran untuk siswa, ada buku-buku paket dari sub bidang tertentu yang dipinjamkan kepada siswa dalam jangka waktu satu tahun tanpa dipungut biaya.
(2).    Pelayanan perpustakaan madrasah : perpustakaan madrasah terutama bertujuan untuk menunjang proses belajar mengajar  di madrasah, fungsinya adalah sebagai pusat sarana ilmu pengetahun dan pusat informasi.
b)   Fasilitas pembelajaran
(1).    Ruang belajar Kipas Angin.
(2).    Mushola, instruktur dan siswa, dan koperasi siswa.
(3).    Media pendidikan: audio, visual, (VCD player, TV, radio, tape, dan LCD Proyektor).
(4).    Lingkungan madrasah nyaman.
Dengan adanya pelayanan perpustakaan terhadap siswa, serta fasilitas pembelajaran, dan sarana prasarana yang memadai, merupakan faktor pendukung dalam peningkatan mutu pendidikan dan sangat peduli terhadap pengembangan ilmu pengetahuan peserta didik. [11]

8.         Kondisi Guru dan Pegawai MTs Negeri Berbek
Guru sebagai tenaga pendidik harus memiliki kompetensi dan kualifikasi pengetahuan yang memadai, baik dari standar kompetensi mengajar maupun dari segi pendidikan.
a.         Adapun secara rinci profil guru MTs Negeri Berbek sebagai berikut:
1)        Selalu menampakkan diri sebagai seorang mukmin dan muslim di mana saja ia berada
2)        Memiliki wawasan keilmuan yang luas serta profesionalisme dan dedikasi yang tinggi
3)        Kreatif, dinamis dan inovatif dalam pengembangan keilmuan
4)        Bersikap dan berperilaku amanah, berakhlak mulia dan dapat menjadi contoh civitas akademika yang lain.
5)        Berdisiplin tinggi dan selalu mematuhi kode etik guru
6)        Memiliki kemampuan penalaran dan ketajaman berfikir ilmiah yang tinggi
7)        Memiliki kesadaran yang tinggi di dalam bekerja yang didasari oleh niat beribadah dan selalu berupaya meningkatkan kualitas pribadi
8)        Berwawasan luas dan bijak dalam menghadapi dan menyelesaikan masalah
9)        Memiliki kemampuan antisipatif masa depan dan bersikap proaktif. [12]

TABEL III
DAFTAR NAMA PENDIDIK DAN TENAGA KEPENDIDIKAN
TAHUN AJARAN 2012-2013
NO
NAMA
NIP
JABATAN
1
H. Khairul Muttaqin, S.Ag
196807071997031002
Kepala Madrasah
2
Rahmad Riyanto, S.Pd.
195802091983031003
Guru
3
Dra. Siti  Ngaisah
196805101999032001
Guru
4
Siti Asiyamah, S.Pd
197008171998032002
Guru
5
Lilik Nurul Istiqomah, S.Pd
196711271994032001
Guru
6
Sri  Haryati, S.Pd.
196707242001122001
Guru
7
Siti Salbiyah, S.Pd
197203272005012002
Guru
8
Agus Sunaryo, SE, M.Pd.I
197109012005011002
Guru
9
Padmiasih, S.Pd
197305162005012001
Guru
10
Sutodjo, S.Pd
197209302005011000
Guru
11
Harnoto, A.Ma
196006231986031004
Kepala TU
12
Joko Wasisno, S.Pd.
197102202007011023
Guru
13
Nurul Hidayati, S.Pd.
197108102007012027
Guru
14
In Yuliati, S.Pd
197107132007012017
Guru
15
Khairiyah, S.Ag
197404042007012035
Guru
16
Suryani, S.Ag
196710302007011028
Waka Humas
17
Timur Setiyarini, S.Pd
197604292007102001
Guru
18
Imam Syahroni, S.PdI
197207122007101005
Waka Kurikulum
19
Agus Supriyanto, S.PdI
197806222007101003
Guru
20
Istianah Mukholidah,S.Pd
197209052007102004
Guru
21
Achmad Imam Mansur, S.Pd
198005112007101004
Waka Kesiswaan
22
Budi Santoso,S.Pd
197111282007101001
Guru
23
Siti Zuhaini  Farida, SE
197705302007101002
Guru
24
Wahyuning Diyah P, S.Pd
197702282007102004
Guru
25
Moh. Amir  Ahmadi,S.Ag
197803042007101003
Waka Sarpras
26
Indiyanti, S.Si
198112022009012004
Guru
27
Susi Nurul Azizah, S.PdI
197501132007012012
Guru
28
Sulatri, S.Pd
196504121991032008
Guru
29
Mufatu Sudiyah, S.Pd
196904071995122003
Guru
30
Siti Zulaikah
197807022009012006
Guru
31
Mundoko HS
-
Guru
32
H. Barurokim,S.Pd
-
Guru
33
Drs. Subekhan
-
Guru
34
Dra. Maspiah
-
Guru
35
Joko Darmanto,S.Pd
-
Guru
NO
NAMA
NIP
JABATAN
36
Hj. Dwi Yuli Astutik,S.Pd
-
Guru
37
Nurul Wahyuni,S.PdI
-
Guru
38
Ahmad Khamida,S.Pd
-
Guru
39
A. Jauhari Musyafik,S.PdI
-
Guru A. Akhlak
40
Ahmad Adib Alavi,S.Pd
-
Guru
41
Noor Lifa Azkiah,S.Pd
-
Guru
42
Anis Rahma Puspandari,S.Pd
-
Guru
43
Moch. Zainal Abidin, S.Pd.I
-
Guru
44
Isnaini Dhuhuriah, S.Pd
-
Guru
45
Kukuh Santoso,A.Ma
-
Security
46
M. Jais Mufasil, S.Pd.I
-
Staff Tata Usaha
47
Sudarto
-
Staff Tata Usaha
48
M. Nurcholis
-
Penjaga Malam
 (sumber: Dokumentasi  MTs Negeri Berbek Tahun Ajaran 2012-2013)

TABEL IV
DATA PENDIDIK DAN TENAGA KEPENDIDIKAN
TAHUN AJARAN 2012-2013
NO
KETERANGAN
PUTRA
PUTRI
JUMLAH
1
Guru PNS / DPK
13
18
31
2
Guru Tetap Yayasan
0
0
0
3
Guru Honorer
0
0
0
4
Guru Tidak Tetap (GTT)
8
4
11
5
Pegawai Tidak Tetap (PTT)
5
1
6
6
Tenaga Lainnya
0
0
0
JUMLAH
48
(sumber: Dokumentasi  MTs Negeri Berbek Tahun Ajaran 2012-2013)
Dalam pembagian tugasnya seseorang pegawai bekerja berdasarkan kelayakan tugas, artinya disesuaikan dengan keadaan ekonomi dan dedikasi. Setiap guru akan mendapatkan 24 jam pelajaran setiap pekannya, jika ternyata jam pelajaran dalam mengajarnya lebih dari 24 jam setiap pekannya, maka guru tersebut akan mendapatkan honor  tambahan. Hal ini merupakan kebijakan yang bijaksana dari kepala madrasah di Madrasah Tsanawiyah Negeri Berbek terhadap tenaga pendidik.
TABEL V
DATA SUMBER DAYA MANUSIA MTs NEGERI BERBEK
TAHUN AJARAN 2012-2013
NO
PENDIDIKAN
JUMLAH
1
Magister / S-2
1
2
Sarjana muda / S-1
37
3
Diploma III
0
4
Diploma II dan SMU
6
5
SLTP / MTs
0
6
SD / MI
0
JUMLAH
44
(sumber: Dokumentasi  MTs Negeri Berbek Tahun Ajaran 2012-2013)
Seiring dengan pesatnya kemajuan untuk meningkatkan mutu dan kualitas, maka Madrasah Tsanawiyah Negeri Berbek Nganjuk terus mengadakan pembenahan dengan mengadakan pembinaan terhadap para guru dan pegawai. Pembinaan ini dilakukan baik melalui peningkatan profesionalisme dengan melanjutkan pendidikan ke S2, S3, pelatihan, kursus, seminar, kuliah tamu, penataran-penataran, diklat dan lain sebagainya.[13]
Paparan di atas tersirat bahwa keterkaitan dalam ketenangan terus berupaya mengadakan pembenahan-pembenahan dan perbaikan melalui pembinaan dan pengembangan untuk menghasilkan suatu proses pelayanan pembinaan yang berkualitas, sehingga diharapkan dapat menghasilakan output bermutu.

9.         Kondisi Siswa MTs Negeri Berbek
Siswa adalah seseorang yang dijadikan obyek sekaligus sebagai subyek dalam pendidikan, dalam hal ini siswa yang sangat berperan dalam pembelajaran. Minat, bakat, motivasi, dan juga dukungan dari siswa itu yang menjadikan lembaga pendidikan berhasil tidaknya.
a.         perencanaan dan penerimaan siswa
Minat siswa untuk masuk ke MTs Negeri Berbek cukup banyak. Sedangkan dapat diterima di MTs Negeri Berbek harus melalui tes masuk. Tes masuk tersebut yang melalui nilai danem dan juga ada tes masuk baca Al-Qur’an dan test mata pelajaran umum, untuk test baca Al-Qur’an ini bermanfaat pada saat ada nilai danem yang sama. Kalau dalam nilai hasil dari test umum (nilai terendah) maka dalam penerimaan siswa-siswi diambil yang mempunyai nilai yang tertinggi dari hasil test baca dan tulis Al-Qur’an.
b.        Pengaturan pengelompokan siswa
Siswa dikelompokkan sesuai dengan rangking/rapot prestasinya untuk kelas VII menggunakan rangking dan danem. Hal ini berlaku untuk satu semester dua pengaturan diacak kembali, melalui rangking atau nilai rapot siswa selama satu semester. Sedangkan untuk kelas VIII dan IX sesuai dengan rangking tiap jurusan. Mengenai pengelompokan ini siswa tidak diberi tahu bagi kelas yang menempati rangking tertinggi. Hal ini diharapkan mampu untuk mengembangkan dan meningkatkan prestasinya dengan maksimal, begitupun kelas yang lain yang tentunya membutuhkan perhatian yang khusus terutama pada kelas yang peringkat atau rangking terendah.
c.         Pengaturan pembinaan dan tata tertib siswa
 Dalam upaya meningkatkan kedisiplinan dan tata tertib siswa menjadi salah satu syarat untuk dijadikan pertimbangan dalam hal ini untuk membina siswa agar disiplin membuat tata tertib yang cukup ketat, yaitu penerbitan “KONASI” yaitu kontak bina potensi dan  prestasi dengan  tujuan untuk  meningkatkan mutu pendidikan.
d.        Jumlah siswa
TABEL VI
DATA SISWA MTs NEGERI BERBEK
TAHUN AJARAN 2012-2013
KELAS
PUTRA
PUTRI
JUMLAH
1
VII Unggulan
8
18
26
2
VII A
16
21
37
3
VII B
12
29
41
4
VII C
18
23
41
5
VII D
16
26
42
6
VII E
18
21
39
7
VIII Unggulan
10
20
30
8
VIII A
12
28
40
9
VIII B
15
25
40
10
VIII C
23
15
38
11
VIII D
28
12
40
12
VIII E
31
9
40
13
IX Unggulan
8
22
30




14
IX A
15
28
43
15
IX B
20
23
43
16
IX C
22
21
43
17
IX D
27
16
43
18
IX E
28
14
42
TOTAL
327
371
698
(sumber: Dokumentasi  MTs Negeri Berbek Tahun Ajaran 2012-2013)








                                                                              Copyright © 2012 mtsnberbek.com

Selasa, 20 Maret 2012

SEJARAH MUHAMMAD AL FATIH

sejarah kepahlawanan al-fathih

ini adalah kisah kepahlawanan Muhammad Al-Fath
ih, kisah yang kata ayah, ibu, bunda, dan tanteku harus aku baca baik-baik. kisah yang menginspirasi namaku tentu sja. semoga juga perjuangannya mampu menginspirasi kita semua... Konstantinopel adalah kota yang mahsyur. Posisinya sebagai ibu kota Byzantium, pewaris satu satunya imperium Romawi menjadikannya memiliki semua teknologi perang dan kejayaan system militer romawi yang sempat memimpin dunia, wilayah lautnya sangat luas dan armada lautnya menjadi yang terbaik pada masanya. Tembok konstantinopel mempunyai prestasi selama 1.123 tahun menahan 23 serangan yang dialamatkan padanya. Hanya sekali saja tembok bagian lautnya pernah ditembus oleh pasukan salib pada 1204, selain itu semua serangan sukses dinetralkan pasukan pertahanannya. Bagi kaum muslim sendiri nama konstatinopel berarti kemuliaan yang dijanjikan oleh Allah dan Rasul-Nya. Menurut kaum muslim, konstantinopel adalah penantian 825 tahun dan pada syuhada telah menyirami tanah itu dengan darah suci . Sultan Mehmed II, anak yang kelak ditakdirkan untuk menjadikan sebaik baik panglima penakluk konstantinopel dan kelak akan menjadi ahlu bisyarah yang membuktikan ucapan Rasulullah SAW. Sultan Mehmed II, atau juga dikenal sebagai Muhammad Al-Fatih, juga dikenal sebagai el-Fatih, “sang Penakluk”. 
Semenjak kecil, Sultan Muhammad Al-Fatih telah mencermati usaha ayahnya murad II menaklukkan Konstantinopel. Kekuatan Sultan Muhammad Al-Fatih terletak pada ketinggian pribadinya. Beliau juga adalah penghafal Quran yang cepat. Hari Jumat, 6 April 1453 M, Muhammad II bersama gurunya Syeikh Aaq Syamsudin, beserta tangan kanannya Halil Pasha dan Zaghanos Pasha merencanakan penyerangan ke Konstantinopel dari berbagai penjuru benteng kota tersebut. Dengan berbekal 250.000 ribu pasukan dan meriam -teknologi baru pada saat itu- Para mujahid lantas diberikan latihan intensif dan selalu diingatkan akan pesan Rasulullah Shallallahu ”Alaihi Wasallam terkait pentingnya Konstantinopel bagi kejayaan Islam. Mehmed II mengirim surat kepada Paleologus untuk masuk islam atau menyerahkan penguasaan kota secara damai dan membayar upeti atau pilihan terakhir yaitu perang. Constantine menjawab bahwa dia tetap akan mempertahankan kota dengan dibantu Kardinal Isidor, Pangeran Orkhan dan Giovani Giustiniani dari Genoa. Setelah proses persiapan yang teliti, akhirnya pasukan Sultan Muhammad Al-Fatih tiba di kota Konstantinopel pada hari Kamis 26 Rabiul Awal 857 H atau 6 April 1453 M. Di hadapan tentaranya, Sultan Al-Fatih lebih dahulu berkhutbah mengingatkan tentang kelebihan jihad, kepentingan memuliakan niat dan harapan kemenangan di hadapan Allah Subhana Wa Ta’ala. Dia juga membacakan ayat-ayat Al-Qur’an mengenainya serta hadis Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam tentang pembukaan kota Konstantinopel. Ini semua memberikan semangat yang tinggi pada bala tentera dan lantas mereka menyambutnya dengan zikir, pujian dan doa kepada Allah Subhana Wa Ta’ala. Kota dengan benteng >10m tersebut memang sulit ditembus, selain di sisi luar benteng pun dilindungi oleh parit 7m. Dari sebelah barat pasukan artileri harus membobol benteng dua lapis, dari arah selatan Laut Marmara pasukan laut Turki harus berhadapan dengan pelaut Genoa pimpinan Giustiniani dan dari arah timur armada laut harus masuk ke selat sempit Golden Horn yang sudah dilindungi dengan rantai besar hingga kapal perang ukuran kecil pun tak bisa lewat. Berhari-hari hingga berminggu-minggu benteng Byzantium tak bisa jebol, kalaupun runtuh membuat celah maka pasukan Constantine langsung mempertahankan celah tsb dan cepat menutupnya kembali. Usaha lain pun dicoba dengan menggali terowongan di bawah benteng, cukup menimbulkan kepanikan kota, namun juga gagal. Hingga akhirnya sebuah ide yang terdengar bodoh dilakukan hanya dalam waktu semalam. Salah satu pertahanan yang agak lemah adalah melalui Teluk Golden Horn yang sudah dirantai. Ide tersebut akhirnya dilakukan, yaitu dengan memindahkan kapal-kapal melalui darat untuk menghindari rantai penghalang, hanya dalam semalam dan 70-an kapal bisa memasuki wilayah Teluk Golden Horn (ini adalah ide ”tergila” pada masa itu. Namun taktik ini diakui sebagai “antara taktik peperangan” (warfare strategy) yang terbaik di dunia oleh para sejarawan Barat sendiri. Sultan Muhammad Al-Fatih pun melancarkan serangan besar-besaran ke benteng Bizantium di sana. Takbir “Allahu Akbar, Allahu Akbar!” terus membahana di angkasa Konstantinopel seakan-akan meruntuhkan langit kota itu. Pada 27 Mei 1453, Sultan Muhammad Al-Fatih bersama tentaranya berusaha keras membersihkan diri di hadapan Allah Subhana Wa Ta”ala. Mereka memperbanyak shalat, doa, dan dzikir. Hingga tepat jam 1 pagi hari Selasa 20 Jumadil Awal 857 H atau bertepatan dengan tanggal 29 Mei 1453 M, setelah sehari istirahat perang, pasukan Turki Utsmani dibawah komando Sultan Muhammad II kembali menyerang total, diiringi hujan dengan tiga lapis pasukan, irregular di lapis pertama, Anatolian army di lapis kedua dan terakhir pasukan elit Yanisari. Giustiniani sudah menyarankan Constantine untuk mundur atau menyerah tapi Constantine tetap konsisten hingga gugur di peperangan. Kabarnya Constantine melepas baju perang kerajaannya dan bertempur bersama pasukan biasa hingga tak pernah ditemukan jasadnya. Giustiniani sendiri meninggalkan kota dengan pasukan Genoanya. Kardinal Isidor sendiri lolos dengan menyamar sebagai budak melalui Galata, dan Pangeran Orkhan gugur di peperangan. Para mujahidin diperintahkan supaya meninggikan suara takbir dan kalimah tauhid sambil menyerang kota. Tentara Utsmaniyyah akhirnya berhasil menembus kota Konstantinopel melalui Pintu Edirne dan mereka mengibarkan bendera Daulah Utsmaniyyah di puncak kota. Kesungguhan dan semangat juang yang tinggi di kalangan tentara Al-Fatih, akhirnya berjaya mengantarkan cita-cita mereka. Konstantinopel telah jatuh, penduduk kota berbondong-bondong berkumpul di Hagia Sophia/ Aya Sofia, dan Sultan Muhammad II memberi perlindungan kepada semua penduduk, siapapun, baik Yahudi maupun Kristen karena mereka (penduduk) termasuk non muslim dzimmy (kafir yang harus dilindungi karena membayar jizyah/pajak), muahad (yang terikat perjanjian), dan musta’man (yang dilindungi seperti pedagang antar negara) bukan non muslim harbi (kafir yang harus diperangi). Konstantinopel diubah namanya menjadi Islambul (Islam Keseluruhannya). Hagia Sophia pun akhirnya dijadikan masjid dan gereja-gereja lain tetap sebagaimana fungsinya bagi penganutnya. Toleransi tetap ditegakkan, siapa pun boleh tinggal dan mencari nafkah dikota tersebut. Sultan kemudian membangun kembali kota, membangun sekolah gratis, siapapun boleh belajar, tak ada perbedaan terhadap agama, membangun pasar, membangun perumahan, membangun rumah sakit, bahkan rumah diberikan gratis bagi pendatang di kota itu dan mencari nafkah di sana. Hingga akhirnya kota tersebut diubah menjadi Istanbul, dan pencarian makam Abu Ayyub dilakukan hingga ditemukan dan dilestarikan. Dan kini Hagia Sophia sudah berubah menjadi museum. Dalam kepemimpinannya, Toleransi tetap ditegakkan, siapa pun boleh tinggal dan mencari nafkah di kota tersebut. Sultan kemudian membangun kembali kota, membangun sekolah gratis, siapapun boleh belajar, tak ada perbedaan terhadap agama, membangun pasar, membangun perumahan, membangun rumah sakit, bahkan rumah diberikan gratis bagi pendatang di kota itu dan mencari nafkah di sana. Setelah jatuhnya konstantinopel, maka tujuan berikutnya adalah menaklukkan Roma. Pada penaklukan kali ini, sultan Mehmed tidak merasa seperti biasa. Fisiknya yang semakin memburuk akibat radang sendi yang diderita semenjak 1470. Namun, semua itu tidak menyurutkan semangatnya menanggapi sabda Rasullah SAW. Pasukan yang paling istimewa telah disiapkan untuk membebaskan Roma. Tapi, ternyata Allah berkehendak lain, Muhammad al Fatih menutup usianya pada 3 mei 1481 dalam usia 49 tahun. Nama Mehmed Al fatih akan selalu disebut sebagai salah satu kesatria terhebat sepanjang masa, yang diinspirasi oleh perkataan nabi ALLAH, Muhammad SAW dan kepribadiannya, sultan mehmed telah menjadi patron bagi banyak kaum muda diseluruh dunia islam dan perjuangannya selalu akan diingat seumur hidup ummat islam.





                                                                              Copyright © 2012 mtsnberbek.com

Kamis, 10 Februari 2011

Buah Manis dari Pembelajaran IPA yang Bermakna


Rikza Abdurouf dan Anik Sonalifatul
berpose bersama piala setelah memenangkan
lomba Olimpiade Sains.

mtsnberbek.com
- Buah Manis dari Pembelajaran IPA yang Bermakna RIKZA Abdurouf dan Anik Sonalifatul punya kesan tersendiri terhadap pelajaran IPA di sekolahnya. Remaja kelas 9 MTsN Berbek, Kabupaten Nganjuk itu tidak bisa me-, nyembunyikan kegembiraannya ketika berhasil meraih Juara II dan Juara Harapan I pada lomba Olimpiade Sains tingkat SMP / MTs se – Kabupaten Nganjuk yang diselenggarakan oleh Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Nganjuk pada tanggal 24 Oktober 2010. Keberhasilannya dalam meraih juara Olimpiade Sains tidak bisa terlepas dengan model pembelajaran yang selama ini sudah banyak berubah. “Dulu guru banyak bicara, sangat membosankan, sekarang tidak lagi, lebih banyak praktik atau percobaan – percobaan,” ungkap Rikza. Sejak menjadi mitra DBE3, MTsN Berbek sudah banyak mengalami perubahan, terutama perubahan pada perilaku guru. Guru aktif mempraktikkan Contextual Teaching and Learning (CTL) dalam mengampu pembelajaran. Siswa lebih sering belajar di luar kelas, memanfaatkan lingkungan sekolah. Siswa juga didorong berdiskusi dan menemukan sendiri konsep pembelajaran. Penerapan konsep IPA banyak kita temukan dalam kehidupan sehari – hari, tetapi sering kali kita tidak menyadarinya. Begitu juga yang terjadi pada siswa. Dari pemikiran, guru – guru lain yang telah mendapatkan pendampingan dari DBE3 mencoba merancang suatu kegiatan proses pembelajaran aktif, kontekstual dan menyenangkan. Dan kalau ada yang berpendapat bahwa pembelajaran yang kontekstual itu mahal karena memerlukan banyak media, itu tidak tepat. Dalam pembelajaran kontekstual, media pembelajaran bisa dibuat dari benda – benda yang berada di lingkungan sekitar , misalnya kaleng bekas, baskom, botol air mineral bekas, sabut kelapa, bambu, gabus, kayu, air dan yang lain. Keunggulan media pembelajaran dari lingkungan sekitar adalah bahan – bahan yang dipergunakan mudah didapat, murah dan dapat digunakan oleh siswa sebagai sumber belajar. Dengan media pembelajaran yang murah, pembelajaran bisa berlangsung efektif. Siswa tidak sekedar belajar teori, tetapi membuktikan kebenaran teori itu sendiri. Dengan demikian, diperlukan banyak percobaan atau praktik oleh siswa baik secara individu maupun kelompok. Rikza Abdurouf dan Anik Sonalifatul berpose bersama piala setelah memenangkan lomba Olimpiade Sains.

sumber : http://www.prioritaspendidikan.org/file/Inovasi_Pendidikan_edisi_9.pdf 



                                                                                                  Copyright © 2015 mtsnberbek.com

Kamis, 25 November 2010

mtsnberbek.com

http://mtsnberbek.blogspot.co.id/2015/12/mtsnberbekcom.html


Nomor Statistik Madrasah (NSM)            :  121135180003
Nomor Pokok Sekolah Nasional (NPSN) :  20582419

Alamat Madrasah
Desa Kacangan 
Kecamatan Berbek 
Kabupaten Nganjuk
Kode Pos : 64473
Telp/Fax : 0358-324495

Status Akreditasi  : Terakreditasi A


Terima Kasih Telah Berkunjung di Blogsite : mtsnberbek.com








                                                                                                       Copyright © 2010 mtsnberbek.com
Selamat Datang di Blogsite MTs Negeri Berbek - Mewujudkan Insan MUTTAQIN (Mandiri, Unggul, Taqwa, Terampil, Amanah, Qur'ani dan INovatif #mtsnberbek.com
#mtsnberbek.com Terima Kasih Anda telah berkunjung di Blogsite kami - Jadilah orang pertama di antara teman-teman yang menyukai ini. #MADRASAH LEBIH BAIK LEBIH BAIK MADRASAH
Copyright © 2015 MTs Negeri Berbek Kabupaten Nganjuk . Designed by Zayn Mohammad